aku mengusirnya, hanya karena ego dan emosi sesaat.
aku menangis saat menyuruhnya pergi, tentunya secara halus.
untungnya dia tidak sakit hati, atas apa yang sudah aku lakukan padanya.
dia masih bisa tertawa padaku, senyumnya pun masih sama.
tapi aku tidak bisa tersenyum, ketika aku berbicara dari jauh.
yang ada aku menangis.
iya, baru kali ini, aku merasa penyesalan yang begitu besar.
hanya karena ego yang terlalu tinggi.
dia pergi, dan sebagai gantinya aku hanya bisa menangis.
dia menolak untuk pulang.
aku berpikir bagaimana caranya dia mau pulang, belum ada cara jitunya
hanya modal sayang juga tak akan cukup bukan ?
ini penyesalan terbesar yang pernah aku rasakan.
entah apa alasannya mengapa bisa begini.
aku hanya ingin dia pulang.
aku ingin dia kembali.
dan aku harap ketika dia ingin pulang, aku adalah rumahnya...

No comments:
Post a Comment